Artikel

Kemendikdasmen Bentuk Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah

Dewan Pendidikan Nasional · 4 Jul 2026 · 74 kali dilihat
Kemendikdasmen Bentuk Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah

Sumber foto: Dok. BKPDM KEMENDIKDASMEN

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membentuk Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (DPN PDM)

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membentuk Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (DPN PDM) sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan nasional. Sebanyak 13 anggota Dewan Pendidikan Nasional PDM telah resmi dilantik pada Maret 2026 untuk masa bakti 2026–2031.

Pembentukan Dewan Pendidikan Nasional PDM ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2026 tentang Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026–2031.

Keberadaan Dewan Pendidikan Nasional PDM merupakan bagian dari upaya memperkuat peningkatan mutu, layanan, dan pengawasan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Dewan Pendidikan Nasional PDM berfungsi memberikan pertimbangan, arahan, dukungan, serta pengawasan dalam bidang pendidikan dasar dan menengah. 

Dewan Pendidikan Nasional juga menjalankan peran secara mandiri dan profesional dengan menghimpun, menganalisis, serta menyampaikan rekomendasi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terkait dengan pengembangan maupun kebijakan pendidikan.

Ruang lingkup rekomendasi Dewan Pendidikan Nasional PDM mencakup pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, keselarasan pendidikan kejuruan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai kajian lain yang berkaitan dengan pendidikan dasar dan menengah.

Dewan Pendidikan Nasional PDM beranggotakan tokoh, pakar pendidikan, dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Prof. Suyanto, M.Ed., Ph.D., dipercaya sebagai Ketua Dewan Pendidikan Nasional PDM. Tokoh yang biasa disapa Yanto, ini memiliki perjalanan panjang sebagai teknokrat, akademisi, dan berkontribusi aktif dalam berbagai organisasi pendidikan dan masyarakat. Anggota Dewan Pendidikan Nasional yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPN, Abdul Khohar, biasa disapa Kohar, merepresentasikan sektor media dan lembaga pendidikan media. 

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Nasional dari kalangan akademisi yang juga merupakan tokoh pendidikan nasional diisi oleh Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dan penulis aktif yang menyoroti asesmen dan kurikulum pendidikan Prof. Ali Saukah, M.S., Ph.D. Juga ada guru besar Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Inggris Prof. Anita Lie, Ed.D., akademisi dan intelektual muslim yang merupakan salah satu Ketua Pimpinan Pusat (PP)  Muhammadiyah Prof. Dr. Dadang Kahmad, MS. Lalu, anggota Dewan Pendidikan Nasional dari kalangan akademisi lainnya yang juga berperan aktif dalam organisasi profesi yakni Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd., akrab disapa Bu Unie, yang merupakan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI. Selain itu, ada juga Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd., akademisi yang pernah menjabat sebagai Bupati Gorontalo dua periode. 

Mewakili kalangan organisasi keagamaan, anggota Dewan Pendidikan Nasional diperkuat dengan kontribusi Dr. Mbula Darmin Vinsensius, OFM, akrab disapa Romo Darmin, yang merupakan tokoh sentral pendidikan Katolik di Indonesia. Sedangkan mewakili kalangan pesantren, K.H. Zaenal Arifin Junaidi, disapa Kiai Arifin, aktif di organisasi masyarakat Islam Nahdlatul Ulama yang merupakan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Semarang dan Ketua Umum PP Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara. Tokoh dari kalangan muda, Rektor yang berasal dari Pesantren Persis, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, S.S., M.Hum., dengan kontribusi dalam literatur sejarah dan pemikiran Islam di Indonesia, juga dilantik sebagai anggota.

Tokoh pendidikan nasional dari penyelenggara pendidikan, komunitas pendidikan dan pengusaha yang memperkuat peran Dewan Pendidikan Nasional antara lain Henny Supolo Sitepu yang merupakan Ketua Yayasan Cahaya Guru dan tim ahli penyelenggara pendidikan Islam ternama, Darmaningtyas yang kerap dipanggil Ki Tyas, pendidik dan saksi ahli yang aktif menyuarakan isu pendidikan baik dalam berbagai forum maupun media, serta Handi Irawan Djuwadi, MBA., M.Com., pengusaha dan investor yang juga memimpin berbagai organisasi pendidikan, di antaranya Ketua Umum Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia.

Profil lengkap para anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah dapat diakses melalui situs resmi Dewan Pendidikan Nasional PDM.